Sponsors Link

10 Penyebab Bell’s Palsy Sebaiknya Kita Ketahui Sejak Dini

Sponsors Link

Penyebab Bell’s Palsy pada dasarnya ada berbagai macam. Biasanya penyebab dari penyakit gejala Bell’s Palsy ini adalah adanya virus dan penyakit lainnya. Namun banyak yang tidak sadar akan hal ini. Berikut beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebab Bell’s Palsy.

ads

1. Virus Herpes Simpleks

Virus ini sering kali disebut juga dengan HSV. Pada dasarnya ada dua jenis virus herpes simpleks yang diduga dapat menimbulkan iritasi pada saraf wajah. Tentu saja saraf wajah yang terinfeksi bisa mengalami penyakit Bell’s Palsy. Jenis virus yang pertama adalah HSV tipe 1.

Jenis virus ini dapat menyebabkan timbulnya cold sore atau lepuhan pada daerah bibir penderitanya. Sedangkan jenis virus yang kedua adalah HSV tipe 2. Jenis virus ini dapat menyebabkan timbulnya herpes genitalis. Apa saja jenis dari virus herpes ini tetap saja kedua jenis virus tersebut bersifat berbahaya.

2. Virus Varisela Zoster

Jenis virus yang satu ini merupakan penyebab dari timbulnya penyakit cacar air dan cacar api. Virus ini sebenarnya cukup jarang menimbulkan Bell’s Palsy. Namun virus ini ternyata dapat menimbulkan jenis penyakit yang lebih berbahaya daripada Bell’s Palsy yaitu sindrom Ramsay Hunt. Penyebaran virus ini dapat terjadi yaitu melalui pernapasan.

Atau lebih tepatnya virus ini bisa dengan mudah tersebar melalui udara serta kontak langsung dengan penderita. Ciri penyakit cacar air yang ditimbulkan oleh virus ini biasanya berbentuk gelembung atau bisul dan terdapat pada kulit. Apabila gelembung atau bisul ini pecah maka akan mengeluarkan air.

3. Penyakit Lyme

Penyakit Lyme berasal dari infeksi bakteri yang bisa ditularkan pada manusia melalui gigitan kutu terutama kutu berkaki hitam. Pada dasarnya bakteri penyebab macam-macam penyakit saraf ini terdiri dari 4 jenis yaitu Borrelia burgdorferi, Borrelia mayonii, Borrelia afzelii, dan Borrelia garinii. Keempat jenis bakteri tersebut bisa ditemukan hampir di seluruh dunia.

Bakteri penyakit Lyme dapat menyerang organ tubuh manusia termasuk otak dan sistem saraf manusia. Bakteri ini juga bisa menyerang otot dan sendi serta jantung manusia. Tentu saja penyakit Lyme jadi lebih sulit untuk didiagnosis atau diidentifikasi karena gejala dari penyakit ini hampir menyerupai gejala penyakit lainnya.

4. Penyakit Sifilis

Banyak orang yang menyebut penyakit ini dengan istilah raja singa. Sifilis sendiri sebenarnya merupakan jenis penyakit kelamin yang dapat disebabkan oleh adanya bakteri. Bakteri penyebab sifilis dapat menginfeksi kulit dan mulut serta alat kelamin. Penyakit ini juga dapat menginfeksi sistem saraf sehingga penderitanya bisa saja mengalami Bell’s Palsy.

Penyakit sifilis harus segera mendapatkan penanganan yang tepat agar bisa segera disembuhkan. Sebab jika penanganan yang dilakukan terlambat maka penyakit ini dapat menimbulkan kerusakan permanen. Penyakit sifilis yang tidak diobati bahkan bisa mengakibatkan kerusakan yang bersifat serius baik pada otak maupun pada sistem saraf dan organ tubuh lainnya.

Sponsors Link

5. Virus Epstein Barr

Virus ini sering kali dikenal pula sebagai penyebab mono nukleosis. Padahal penyakit ini bahkan dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit yang lebih serius sehingga semakin berkembang pada manusia. Jenis virus yang disingkat EBV ini umumnya penularannya melalui air liur.

Seseorang yang terinfeksi penyakit ini akan mengalami gejala demam dan sakit tenggorokan. Selain itu penderitanya juga akan mengalami akibat penyakit meningitis pada kelenjar getah bening di bagian leher. Virus ini sering menyerang golongan anak-anak.

Seorang anak yang terserang virus ini akan mengalami sakit ringan seperti misalnya penyakit pilek. Jika virus sampai masuk ke tubuh manusia maka virus tersebut akan menetap di dalam tubuh seumur hidup.

6. Virus Cytomegalovirus

Penyebab Bell’s Palsy lainnya adalah virus jenis ini yang secara umum juga diketahui sebagai virus herpes manusia dan sering kali disingkat CMV. Infeksi yang disebabkan oleh virus CMV sebenarnya tidak begitu berbahaya dan tidak akan menimbulkan gangguan kesehatan.

Sebab biasanya kekebalan tubuh seseorang dapat mengatasi dan mengendalikan infeksi virus tersebut. Namun infeksi virus ini akan menimbulkan masalah kesehatan yang cukup serius bila terjadi pada beberapa orang yang memiliki sistem imunitas yang cenderung lemah. Misalnya saja pada pasien yang barusan saja mengalami operasi dan pada orang yang sedang mengalami infeksi karena virus lainnya.

ads

7. HIV

Jenis virus ini merupakan penyebab penyakit AIDS. HIV dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh seseorang secara drastis. Kondisi ini tentu saja akan membuat penderita HIV jadi lebih mudah terserang berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus serta infeksi lainnya.

HIV sebagai penyebab AIDS akan tetap ada dalam tubuh penderitanya seumur hidup. AIDS sendiri merupakan suatu kondisi yang paling parah dari penyakit HIV. AIDS dapat ditandai dengan munculnya berbagai jenis penyakit lainnya seperti misalnya kanker dan berbagai macam infeksi lainnya. Infeksi ini akan sering muncul seiring dengan melemahnya sistem kekebalan tubuh penderitanya.

8. Diabetes

Ciri yang dialami oleh orang yang menderita penyakit diabetes antara lain sering mengalami kehausan dan ingin buang air kecil secara terus-menerus. Penyakit diabetes biasanya bisa menimbulkan penyakit lainnya seperti misalnya penyakit jantung atau bahkan melemahnya sistem saraf akibat penyakit parkinson. Oleh karena itu Anda sudah seharusnya mengkonsumsi pola hidup sehat agar tidak sampai mengalami penyakit diabetes.

Sebab orang yang menderita penyakit diabetes umumnya akan mengalami gejala luka sulit sembuh serta berat badan naik dan turun secara drastis. tentu saja kondisi ini akan sangat mengganggu seseorang terutama saat beristirahat malam.

9. Infeksi Saluran Pernapasan Atas

Infeksi saluran pernapasan atas biasanya berpengaruh terhadap hidung dan sinus serta tenggorokan. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri. Penyakit ini pada dasarnya merupakan suatu jenis penyakit yang tergolong umum terjadi. Kondisi ini terutama terjadi pada golongan anak-anak.

Biasanya anak yang mengalami penyakit ini akan mengalami sakit kepala disertai dengan bersin-bersin. Penderitanya juga akan merasa mudah lelah dan bahkan menjadi kehilangan nafsu makan. Tentu saja hal ini akan membuat tubuhnya menjadi semakin kurus dan makin rentan terhadap berbagai jenis penyakit lainnya.

10. Faktor Keturunan

Seseorang bisa saja menderita penyakit Bell’s Palsy karena adanya faktor keturunan. Dalam hal ini tentunya seseorang akan menurunkan penyakit Bell’s Palsy pada anak atau keturunannya. Demikian pula anak yang mewarisi penyakit Bell’s Palsy dari orang tuanya juga kan mewariskan penyakit tersebut kepada keturunannya kelak.

Dengan kata lain bila dalam suatu keluarga ada salah satu orang yang menderita Bell’s Palsy maka bukan tidak mungkin anggota keluarga lainnya juga akan menderita penyakit Bell’s Palsy itu pula.

Penyakit yang timbul karena faktor keturunan biasanya sulit untuk dicegah. beberapa orang memilih program bayi tabung untuk mencegah anaknya agar jangan sampai mengalami penyakit yang berpeluang untuk diwariskannya.

Penyebab Bell’s Palsy seperti di atas sebaiknya dihindari. Salah satunya adalah dengan menjaga kesehatan agar imunitas tubuh selalu kuat. Sehingga kondisi tubuh tidak mudah terserang penyakit tersebut.

, , ,
Oleh :
Kategori : Kesehatan Saraf