Sponsors Link

9 Obat Neuropati di Apotik Yang Umum Diperjual Belikan

Sponsors Link

Obat neuropati di apotik ada banyak macam atau jenisnya. Untuk memilih jenis obat yang tepat maka Anda sebaiknya berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu sebelum membeli dan mengonsumsi obat tersebut. Berikut ini beberapa contoh obat neuropati di apotik yang umum diperjual belikan.

ads

1. Paracetamol

Obat paracetamol tentunya lebih banyak dikenal oleh masyarakat awam. Bahkan kebanyakan orang bisa mendapatkannya di apotik atau warung yang terletak di pinggir jalan. Paracetamol juga bisa diberikan pada penderita neuropati degan tujuan untuk meredakan nyeri yang dialami oleh pasien.

Salah satu jenis obat yang mengandung paracetamol dan biasa digunakan oleh penderita neuropati untuk meredakan nyeri yang dirasakannya adalah obat thylenol. Tentunya obat thylenol yang mengandung paracetamol ini diharapkan agar dapat membantu pasien neuropati dalam meredakan gejala lemah syaraf yang dialami dan diderita oleh pasien.

Dengan mengonsumsi obet berjenis paracetamol ini maka rasa sakit yang dialami oleh pasien penderita neuropati diharap dapat dikendalikan.

2. Ibuprofen

Untuk mengendalikan rasa sakit dan nyeri yang biasanya diderita oleh pasien neuropati rupanya tidak hanya digunakan paracetamol saja. Banyak orang yang ternyata menggunakan obat lainnya dalam mengatasi rasa sakit yang dideritanya tersebut.

Jenis obat lain yang juga biasa digunakan untuk mengatasi nyeri yang dialami oleh penderita neuropati adalah ibuprofen. Salah satu jenis obat ibuprofen yang biasa dibeli di apotik dan dikonsumsi oleh pasien penderita neuropati untuk meredakan nyeri yang dialaminya adalah obat motrin.

Obat ini juga diharapkan agar dapat mengurangi dan mengendalikan rasa sakit pada kasus neuropati sehingga pasien penderita neuropati dapat meredakan rasa nyeri yang dialaminya dan bahkan rasa sakit tersebut diharapkan agar dapat hilang.

3. Anti depresan

Jika paracetamol dan ibuprofen dapat dijadikan sebagai obat bebas maka untuk kasus neuropati yang cenderung cukup parah tentunya membutuhkan obat kombinasi. Kombinasi obat tentunya diberikan oleh dokter dalam bentuk resep dan biasanya diberikan pada pasien penderita neuropati dnegan tingkat keparahan yang mulai serius atau cukup berat.

Salah satu resep dokter yang akan diberikan pada pasien penderita neuropati adalah obat anti depresan. Dengan acuan dari resep dokter maka Anda bisa membeli obat tersebut di apotik. Beberapa obat jenis antidepresan yang dapat diberikan pada para pasien penderita kasus neuropati yaitu vanatrip yang merupakan anti depresan trisiklik dan tofranil yang merupakan imipramine. Biasanya vitamin untuk saraf ini diberikan pada pasien untuk mengobati neuropati perifer diabetes.

Sponsors Link

4. Anti konvulsan

Selain obat berjenis antidepresan rupanya ada pula obat lain yang juga bisa dikonsumsi oleh penderita kasus neuropati dengan tingkat keparahan yang cukup serius atau mulai memburuk. Misalnya saja seperti obat anti konvulsan yang juga seringkali dijadikan sebagai resep oleh dokter bersama dengan obat lainnya.

Obat jenis ini dapat dikonsumsi dengan dikombinasikan obat lainnya seperti misalnya obat pereda nyeri dan pengendali rasa sakit.

Jenis obat anti konvulsan antara lain gabapentin dan pregabalin serta karbamazepin. Ada pula obat jenis lamotrigin yang juga merupakan anti konvulsan. Obat jenis pregabilin pada dasarnya telah mendapat persetujuan dari FDA untuk digunakan dalam mengobati neuropati diabetes.

5. Opioid

Obat opioid seringkali dijadikan sebagai pilihan bagi para dokter untuk mengatasi rasa nyeri dengan tingkat keparahan yang cukup serius. Kondisi ini memang bisa saja terjadi pada penderita neuropati sehingga penderita neuropati bisa saja diberi resep obat berupa opioid.

Pada dasarnya opioid sendiri merupakan jenis obat penghilang rasa sakit akibat kerusakan saraf motorik yang dapat bekerja dengan reseptor opioid yang terdapat di dalam sel tubuh. Obat jenis ini dibuat dari jenis tanaman opium seperti misalnya morfin.

Orang yang mengonsumsi obat ini seketika akan melepaskan rasa sakitnya. Sebab obat ini bekerja dengan cara membuat orang yang mengonsumsinya melepaskan dopamin dalam jumlah besar ke seluruh tubuh sehingga tercipta perasaan senang.

ads

6. Oksikodon Controlled Release

Oksikodon controlled release sebenarnya juga merupakan jenis obat opioid oral yang tentunya akan diresepkan oleh dokter pada pasien penderita neuropati cukup berat. Sama dengan opioid maka obat berjenis oksikodon ini juga bisa digunakan atau dikonsumsi untuk meredakan rasa nyeri yang berlebihan.

Obat ini bisa diberikan pada penderita gangguan saraf sehingga membuat pasien penderita gangguan saraf tersebut menjadi lebih tenang dan tidak lagi merasakan nyeri yang dideritanya. Saraf yang terganggu dalam kasus neuropati memang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat sembuh dan pulih kembali.

Kehadiran oksikodon controlled release diharapkan agar dapat mengendalikan sistem saraf pusat sehingga rasa nyeri dan sakit bisa dikontrol.

7. Krim Capsaicin

Krim capsaicin merupakan salah satu jenis obat topikal yang juga dapat diberikan pada pasien penderita neuropati. Pada dasarnya capsaicin merupakan suatu senyawa yang memiliki cita rasa pedas seperti misalnya di dalam cabai. Capsaicin dapat digunakan sebagai zat aktif yang dapat membantu mengobati sakit ringan seperti misalnya nyeri pada otot dan sendi.

Obat jenis ini juga dapat diberikan pada orang yang mengalami nyeri saraf termasuk pada kasus neuropati. Capsaicin bekerja dengan cara membantu pasien untuk meloloskan sinyal rasa sakit ke otak.

Dengan demikian maka orang yang menderita penyakit atau gangguan neuropati tidak akan merasakan sakit atau nyeri pada bagian akibat kerusakan saraf tepi tubuh yang mengalami gangguan dan kerusakan.

8. Patch Lidokain

Sama halnya dengan capsaicin maka patch lidokain juga merupakan jenis obat topikal yang bisa dijadikan sebagai pilihan dalam mengatasi nyeri dan sakit pada kasus neuropati. Obat jenis ini dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit sekaligus memberi efek mati rasa pada bagian tubuh tertentu yang mengalami gangguan saraf selama beberapa waktu.

Obat jenis ini bukanlah merupakan jenis obat bius total sehingga efek mati rasa yang dialami oleh pasien setelah mengonsumsi obat jenis ini tidak akan membuatnya menjadi hilang kesadaran. Di samping itu obat ini dapat bekerja dalam sementara waktu saja. Obat ini hadir dalam bentuk krim dan semprot serta injeksi atau lainnya.

9. Asam Alfa Lipoat Antioksidan

Jenis obat lainnya yang juga direkomendasikan untuk penderita kasus neuropati adalah asam alfa lipoat antioksidan. Obat ini termasuk jenis obat oral yang telah terbukti secara efektif dapat digunakan untuk mengobati neuropati diabetes.

Asam alfa lipoat ini sebenarnya dapat diproduksi secara alami oleh tubuh namun banyak juga orang yang kekurangan asam lipoat namun masih banyak pula orang yang kekurangan.

Oleh karena itu dibutuhkan asam alfa lipoat dari luar tubuh yang bisa dikonsumsi secara oral. Suplemen ini sangat besar manfaatnya termasuk pada kasus macam-macam penyakit saraf seperti neuropati, namun penggunaannya harus berada di bawah pengawasan dokter agar tetap sesuai dosis.

Obat neuropati di apotik ada yang sifatnya dijual secara bebas. Akan tetapi sebaiknya Anda mengonsumsi obat tersebut berdasarkan resep dan petunjuk dokter. Sehingga tidak timbul efek samping yang tidak diinginkan.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan