Sponsors Link

12 Makanan Yang Dilarang Untuk Penderita Syaraf Kejepit Harus Dihindari

Sponsors Link

Penderita syaraf kejepit di pinggang seharusnya memperhatikan apa saja makanan yang dilarang untuk penderita syaraf kejepit. Karena beberapa jenis makanan dapat bersifat asam dan mengandung zat yang kurang baik bagi kesehatan saraf. Di samping itu ada beberapa jenis makanan yang meningkatkan resiko obesitas pada tubuh, sehingga jika badan lebih berat maka otomatis saraf bekerja lebih berat dalam menopang tubuh.

ads

Jika sedang mengalami kondisi saraf yang terjepit, maka hal ini harus dihindari. Jika tidak tentunya peradangan saraf di daerah yang terjepit akan makin besar dan meluas. Akibatnya dapat timbul efek lain yang lebih berbahaya seperti misalnya mengarah pada kelumpuhan seperti gejala stroke.

Namun sayangnya banyak penderita syaraf terjepit ternyata menyepelekan hal tersebut. Sebagian besar berpikir bahwa setiap makanan dapat dikonsumsi tanpa masalah. Padahal ada baiknya hanya memakan makanan yang kaya akan vitamin dan mineral untuk memulihkan syaraf yang sedang terjepit.

Sehingga dapat membantu mengatasi pemulihan syaraf yang lebih maksimal. Selain itu informasi tentang jenis makanan yang dilarang juga sangat minim. Sehingga wajar jika tidak banyak penderita yang mengetahuinya. Oleh karena itu, berikut ini beberapa jenis makanan yang dilarang untuk penderita syaraf kejepit.

1. Buncis

Salah satu makanan yang berbahaya yaitu buncis, karena buncis mengandung purin yang tinggi pada sistem saraf. Hal ini hanya memperparah penyakit saraf termasuk pada kondisi saraf yang terjepit. Oleh sebab itu sebaiknya hindari makan buncis berlebihan dan batasi makanan ini hanya sekali dalam seminggu dalam porsi cukup tidak berlebihan. Sebagai gantinya konsumsi makanan berupa lalapan yang lebih sehat dan bebas purin.

2. Jerohan

Makanan yang sangat berbahaya untuk dikonsumsi adalah jerohan. Baik dalam bentuk hati, ginjal ataupun empedu pada hewan sapi maupun ayam. Karena jerohan mengandung asam urat yang sangat berbahaya dan kolesterol tinggi yang menghambat peredaran darah. Sebaiknya hentikan makan jenis makanan ini jika usia sudah bertambah tua dan terutama jika sering mengalami sakit pinggang. Ganti dengan makanan lain yang lebih sehat dan tidak mengandung lemak ataupun asam.

3. Lemak Daging

Makan daging baik untuk nutrisi tubuh. Karena daging kaya akan protein serta vitamin B yang membantu untuk pertumbuhan dan kesehatan saraf. Namun hindari mengkonsumsi lemak daging yang berbahaya. Sebaiknya pilih daging sapi yang bebas lemak. Misalnya dengan lebih memilih memasak daging sapi has dalam yang biasanya mengandung sedikit lemak. Selain itu batasi konsumsi daging dan hindari makan daging sapi setiap hari. Jika timbunan lemak menumpuk maka resiko obesitas dan gejala awal stroke pada tubuh akan memperparah kondisi saraf yang mengalami masalah.

4. Kulit Ayam

Jika gemar makan ayam sebaiknya hindari makan kulit ayam berlebihan. Pilihlah bagian yang banyak mengandung daging terutama bagian dada. Karena kulit ayam mengandung lemak yang sangat tinggi dan dapat menimbulkan obesitas dan ciri-ciri orang terkena stroke ringan jika dikonsumsi terus menerus. padahal kondisi saraf yang tidak sehat sebaiknya menjaga berat badan supaya stabil. Sehingga saraf tidak bekerja terlalu berat.

Sponsors Link

5. Otak

Hindari makan berbagai macam jenis otak hewan. Makanan ini baik dan kaya nutrisi untuk bayi dan balita, namun tidak bagi orang dengan usia lanjut. Tingkat asam urat serta kolesterol yang tinggi dapat berbahaya bagi peredaran darah terutama di area saraf terjepit. Bisa-bisa kondisi saraf makin parah dan tidak semakin sembuh. Ganti dengan makanan yang bergizi tinggi namun lebih baik seperti misalnya ikan bakar yang rendah lemak namun kaya protein. Misalnya ikan laut yang tidak berlemak seperti baronang atau ikan kue.

6. Kepiting

Hewan laut bercangkang sangat tinggi kandungan purin di dalamnya. Karena itu beresiko menambah parah pada kondisi saraf yang mengalami cedera. Oleh sebab itu sebaiknya hindari memakan kepiting dalam porsi berlebih. Usahakan untuk memakannya sesekali saja, namun disarankan untuk dihindari jika sedang cedera saraf supaya penumpukan asam tidak terjadi dan memperparah radang pada saraf. Dengan menghindari makanan yang beresiko, maka kondisi saraf yang cedera dapat segera pulih.

7. Udang

Sama halnya dengan kepiting, udang juga hewan laut berbuku yang kaya akan purin dan protein tinggi. Karena itu jika sedang cedera saraf sebaiknya hindari jenis makanan ini. Ganti dengan makanan lain yang lebih sehat dan usahakan perbanyak konsumsi makanan yang kaya vitamin B. Sehingga kondisi kesehatan saraf makin membaik dan cedera terjepit dapat segera diatasi dengan maksimal.

ads

8. Daging Kambing

Daging kambing memang rasanya sangat enak untuk dikonsumsi. Namun sebaiknya pilih jenis daging lainnya daripada harus menyantap jenis makanan ini banyak-banyak. Karena daging kambing mengandung kolesterol yang tinggi dan menaikkan tekanan darah.

Sehingga jika cedera saraf ditambah memiliki potensi darah tinggi sebaiknya hindari makan daging kambing. Karena jika tekanan darah meningkat maka pembuluh darah di area saraf yang terjepit bisa pecah dan mengakibatkan bahaya seperti gejala stroke atau kelumpuhan. Jika tidak ingin hal tersebut terjadi sebaiknya hindari makan makanan tersebut.

9. Kacang Panjang

Sayuran yang sebaiknya dihindari adalah kacang panjang. Karena sayuran ini banyak mengandung purin yang cukup tinggi dan berpotensi menghasilkan asam urat pada saraf. Sebaiknya ganti dengan lalapan labu atau buah tomat yang lebih sehat. Selain membantu pencernaan juga baik untuk kesehatan organ tubuh lainnya seperti mata dan kesehatan saraf. Dengan memilih jenis sayuran yang tepat maka terapi syaraf kejepit di pinggang  dan cedera saraf lainnya dapat segera diatasi.

10. Kangkung

Sayur kangkung seperti halnya kacang panjang juga tinggi akan purin. Karena itu hindari terlalu banyak makan kangkung sebaiknya ganti dengan sayuran lain yang lebih aman. Misalnya memilih sop ayam yang memakai daging ayam bagian dada dan diisi wortel atau seledri. Sehingga kemungkinan naiknya asam urat pada saraf tubuh lebih kecil.

11. Ikan Sarden

Hati-hati saat makan ikan sarden. Walau tergolong ikan laut namun ikan sarden tidak baik untuk kondisi saraf dan beresiko tinggi mendatangkan asam urat. Sebaiknya konsumsi ikan lain yang lebih aman atau pilih ikan air tawar seperti gurame atau ikan lele.

12. Daun Singkong

Seperti halnya sayuran kangkung dan kacang panjang, daun singkong rupanya juga kurang baik untuk kesehatan sistem saraf. Karena itu konsumsi sayuran ini sebaiknya dibatasi misalnya hanya sekali seminggu. Sehingga saraf yang cedera tidak makin parah dan tidak meradang lebih berat.

Itulah tadi beberapa jenis makanan yang dilarang untuk penderita syaraf kejepit. Sebaiknya utamakan untuk makan makanan yang kaya akan nutrisi, vitamin dan mineral yang mendukung pemulihan saraf. Misalnya pilih perbanyak konsumsi buah segar yang kaya vitamin C dan beberapa jenis sayuran yang aman. Sehingga resiko keadaan macam-macam penyakit saraf yang makin parah dapat dihindari serta kesembuhan saraf dapat tercapai lebih optimal.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Makanan dan Minuman