Sponsors Link

6 Kelebihan Sindrom Asperger Yang Jarang Diketahui Orang

Sponsors Link

Kelebihan sindrom asperger tampaknya perlu untuk Anda ketahui lebih lanjut. Pada dasarnya penyandang asperger memiliki kecerdasan atau IQ yang cukup tinggi walaupun ia mengalami beberapa hambatan misalnya dalam hal terapi anak autis di rumah atau cara bergaul.

ads

Namun ada pula beberapa kelebihan dari penyandang asperger yang terkadang tidak disadari oleh masyarakat sekitar. Berikut ini beberapa kelebihan sindrom asperger yang jarang diketahui.

1. Fokus mendalam pada suatu hal

Umumnya anak-anak penyandang asperger hanya tertarik pada satu atau dua topik saja. Topik khusus yang disukainya akan membuatnya untuk selalu fokus terhadap topik yang diminatinya tersebut. Berbagai hal akan dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang topik yang disukainya sehingga semakin bertambah luaslah pengetahuan penyandang asperger tersebut tentang topik yang diminatinya.

Jika seorang penyandang asperger telah menaruh minat dan tertarik pada suatu hal maka ia akan berusaha untuk terus mencari informasi mengenai hal yang diminatinya tersebut. Hal ini menyebabkan dirinya walau menderita akibat kerusakan saraf tepi menjadi lebih memusatkan fokus pada topik tersebut sehingga kemampuannya yang berkaitan dengan topik tersebut semakin hari akan semakin meningkat.

Oleh karena itu kemampuan seorang penyandang asperger akan suatu hal bisa saja melebihi anak-anak lainnya. Sebab ia akan cenderung lebih memusatkan fokusnya sekalipun hanya pada satu atau dua topik saja. Hal ini memberikan kesempatan yang lebih besar pada penyandang asperger tersebut untuk menjadi sukses dalam bergelut dengan topik atau sesuatu yang diminatinya tersebut.

2. Memiliki minat khusus

Sesuai dengan ciri khas yang dimilikinya maka seorang penyandang asperger akan cenderung memiliki minat dan ketertarikan terhadap suatu hal atau topik tertentu. Hal ini nantinya akan berhubungan dengan pemusatan fokus dari penyandang asperger pada hal atau topik tersebut. Maka tidaklah heran apabila seorang penyandang asperger biasanya mengalami keberhasilan dalam menekuni sesuatu.

Sebab ketertarikannya pada suatu hal atau topik tertentu akan membuatnya selalu berusaha untuk mengumpulkan berbagai info. Selain itu ia akan terus mengembangkan minatnya dan mengasah kemampuannya sehingga ia bisa menjadi semakin ahli dalam bidang yang ditekuninya tersebut.

Beberapa bidang atau topik yang kemungkinan diminati oleh penyandang asperger antara lain seperti bidang komputer atau teknologi serta bidang olahraga. Bisa juga seorang penyandang asperger berminat terhadap bidang lainnya seperti bidang astronomi atau bahkan bisa saja seorang anak penyandang asperger sangat suka dengan kendaraan sehingga ia akan terus mengutak-atik kendaraan milik orang tuanya demi memperluas pengetahuannya mengenai kendaraan.

Tentu saja minat yang dimilikinya akan menggiringnya memperoleh kesuksesan jika dikembangkan dnegan bantuan dari orang di sekelilingnya.

Sponsors Link

3. Memiliki kemampuan verbal

Kebanyakan anak yang menyandang asperger memiliki kemampuan untuk berbicara. Bahkan beberapa orang menyebutkan bahwa penyandang asperger itu bisa berbicara seperti seorang profesor. Kemampuan verbalnya dinilai sangat baik sehingga ia seolah mampu dan lancar dalam berbicara.

Hal ini terutama akan terjadi saat penyandang asperger tersebut berbicara mengenai topik yang disukainya. Saat ia membicarakan hal atau topik yang disukainya maka seluruh pengetahuannya mengenai hal atau topik yang diminatinya akan dibicarakannya pada orang lain.

Ia tidak akan kehabisan topik sebab ia telah menyimpan berbagai macam info tentang topik yang disukainya dan yang sedang dibicarakannya. Anda tentunya akan larut dalam pembicaraan dengan penyandang asperger dan bahkan Anda juga bisa mendapatkan berbagai informasi mengenai topik yang sedang dibahas.

Selain itu umumnya anak asperger memiliki kemampuan untuk berbicara secara lebih formal bila dibanding dengan anak sebayanya. Tentu saja kelebihannya ini membuat anak asperger lebih cenderung memilih untuk berbicara dengan orang dewasa dibandingkan dengan teman seusianya. Hal ini membuktikan penyandang akibat penyempitan saraf tersebut tidak mengalami masalah berarti.

ads

4. Menyukai rutinitas

Hal lain yang menjadi ciri khas dari penyandang asperger adalah adanya rutinitas. Dalam hal ini rutinitas cenderung merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh penyandang asperger dalam kehidupan sehari-harinya. Setiap anak yang menyandang asperger memang cenderung membutuhkan rutinitas harian.

Rutinitas ini biasanya berupa suatu hal atau kegiatan yang dilakukan setiap hari. Kegiatan yang menjadi rutinitas ini juga biasanya sama atau dengan kata lain terjadi secara monoton. Jika anak asperger tidak melakukan kegiatan yang menjadi rutinitasnya tersebut maka ia akan kebingungan.

Ia akan bingung mengenai hal apa yang harus ia lakukan di hari dan waktu itu. Bisa saja ia juga akan menjadi emosi karena tidak dapat melakukan rutinitasnya tersebut. Oleh karena itu salah satu kelebihan yang dimiliki oleh seorang anak penyandang asperger adalah adanya keteraturan dalam hidupnya untuk melakukan suatu kegiatan secara rutin. Ia cenderung disiplin dalam melakukan rutinitas tersebut dan melakukan kegiatannya itu dengan baik. Rutinitasnya akan selalu diusahakan agar dapat berjalan dengan sempurna.

5. Tidak terlalu suka bersosialisasi

Setiap orang tentunya membutuhkan kehadiran orang lain. Oleh karena itu setiap orang dituntut untuk mampu bersosialisasi dengan baik misalnya seperti berperilaku sopan dan bertutur kata halus. Namun rasanya hal ini akan menjadi sulit jika diberlakukan bagi penyandang asperger.

Umumnya anak asperger lebih menutup dirinya dan membatasi komunikasi serta pergaulannya. Ia tidak mampu menjalankan sosialisasi dengan baik karena ia lebih suka melakukan hal yang disukainya saja. Namun bukan berarti bahwa penyandang asperger tidak akan berbicara dengan orang lain dalam sepanjang hidupnya.

Biasanya justru anak asperger cenderung berbicara dengan lebih baik pada orang yang dianggapnya sedang membahas suatu topik menarik bagi dirinya walau terserang macam-macam penyakit saraf. Penyandang asperger tetap bisa bergaul dengan orang lain namun ia tidak memiliki perasaan seperti simpati dan empati secara penuh.

Hal ini menyebabkan dirinya untuk tidak terlalu larut dengan permasalahan yang sedang dihadapi oleh orang lain. Penyandang asperger tidak akan mencampuri urusan orang lain karena ia tidak memiliki ketertarikan untuk melakukan hal tersebut.

6. Memiliki ciri tersendiri

Seorang anak penyandang asperger tentunya memiliki ciri perilaku yang berbeda dengan anak lainnya. Banyak anak penyandang asperger yang melakukan suatu hal dan hampir obsesif dengan kegiatannya tersebut. Hal ini akan terjadi jika penyandang asperger tersebut tertarik dengan suatu hal.

Ia juga akan menekuni sesuatu yang digemarinya dnegan berlebih dan hal ini menjadi tampak aneh bagi beberapa orang terutama bagi sekumpulan orang yang belum memahami apakah asperger itu. Namun sebenarnya perilaku unik dari penyandang asperger ini bisa memberikan manfaat dan hal positif lainnya pada dirinya.

Apa yang dilakukan oleh penyandang asperger bisa saja semakin berkembang sehingga pada akhirnya akan membuahkan hasil yang berupa kesuksesan bagi penyandang asperger itu sendiri. Oleh karena itu perilaku atau karakter yang unik dan menjadi ciri khas bagi anak penyandang asperger sebenarnya tidak selalu memberikan dampak buruk bagi dirinya.

Kelebihan sindrom asperger tampaknya perlu didukung. Dengan demikian segala hal positif yang dilakukan oleh penyandang akibat kerusakan saraf motorik pada akhirnya nanti bisa memberikan hasil yang baik baik berupa kesuksesan ataupun hal lainnya.

, , ,




Oleh :
Kategori : Kesehatan Saraf