Sponsors Link

7 Definisi Multiple Sclerosis Dari Berbagai Macam Segi

Sponsors Link

Definisi multiple sclerosis adalah suatu penyakit progresif yang muncul sebagai akibat dari serangan sistem kekebalan tubuh terhadap selaput pelindung saraf yang ada di dalam otak dan saraf tulang belakang. Saraf-saraf yang telah rusak tersebut akan mengeras dan kemudian membentuk jaringan parut atau sklerosis. Kerusakan saraf dapat menghalangi beberapa sinyal persarafan yang dikirim melalui otak.

ads

Hal ini mengakibatkan terjadinya gangguan dalam komunikasi antara otak dengan beberapa bagian tubuh lainnya. Ada banyak hal mengenai multiple sklerosis yang perlu Anda ketahui lebih lanjut. Oleh sebab itu berikut ini sedikit ulasan mengenai definisi multiple sclerosis dari berbagai macam segi.

1. Jenis

Multiple sklerosis pada dasarnya terbagi ke dalam tiga jenis. Jenis pertama yaitu multiple sklerosis kambuhan. Jenis ini merupakan yang paling sering terjadi. Multiple sklerosis kambuhan ini memiliki fluktuasi yang ditunjukkan dengan adanya waktu saat penderita mengalami beberapa serangan gejala yang cukup parah. Namun ada pula waktu saat gejala tersebut mereda dan berkurang.

Kondisi multiple sklerosis jenis ini bisa saja kambuh sewaktu-waktu dan tanpa peringatan sebelumnya. Sedangkan jenis kedua adalah multiple sklerosis progresif sekunder. Pada kasus ini gejala dari penyakit tersebut secara perlahan-lahan akan bertambah parah.

Penderita juga akan mengalami masa kambuh namun gejala dari multiple sklerosis tidak dapat dipulihkan secara sepenuhnya. Sedangkan jenis terakhir adalah multiple sklerosis progresif primer. Pada kasus ini berbagai gejala dari ciri penyakit sklerosis akan semakin bertambah parah dan sama sekali tidak mengalami masa mereda.

2. Gejala

Setiap orang yang menderita penyakit multiple sklerosis akan mengalami gejala berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya. Hal ini bergantung pada lokasi serat saraf yang diserang. Beberapa gejala yang kemungkinan akan dialami oleh penderita multiple sklerosis antara lain adanya rasa kebas pada salah satu sisi tubuh atau kaki. Rasa kebas ini sering kali muncul dengan disertai rasa lemas.

Selain itu penderita multiple sklerosis juga akan mengalami gangguan penglihatan, gangguan motorik, gangguan kognitif, serta gangguan mental yang memicu terjadinya depresi pada penderita. Umumnya penderita multiple juga akan merasa pusing di setiap waktu.

Ia juga akan mengalami kondisi macam-macam kejang atau kaku sehingga semakin sulit bergerak. Ia juga akan mengalami masalah pada kandung kemih serta pencernaannya sehingga penderita multiple sklerosis akan sering kali mengalami kesulitan saat buang air kecil dan juga akan mengalami konstipasi.

3. Penyebab

Sebenarnya multiple sklerosis bisa digolongkan sebagai kondisi auto imun. Artinya sistem kekebalan tubuh menyerang beberapa bagian tubuh yang sehat. Pada kasus multiple sklerosis diketahui bahwa sistem kekebalan tubuh penderitanya akan menyerang lapisan pembungkus saraf yang ada di otak serta ada di sumsum tulang belakang. Kondisi auto imun ini sebenarnya belum diketahui secara pasti.

Sponsors Link

Namun ada beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit ini misalnya saja seperti faktor genetik. Beberapa orang bisa saja mengalami multiple sklerosis karena adanya kelainan gen yang diderita oleh keluarganya hingga ia pun juga mengalami kelainan gen seperti keluarganya tersebut.

Namun multiple sklerosis juga bisa saja terjadi karena adanya pengaruh dari suatu infeksi virus. Multiple sklerosis juga bisa saja dialami oleh seseorang karena ia mengalami kekurangan vitamin D. Dalam hal ini umumnya penderita kurang memperoleh paparan sinar matahari.

4. Diagnosis

Dalam melakukan diagnosis terhadap penyakit multiple sklerosis maka dokter akan menanyakan beberapa gejala yang dialami oleh pasien serta riwayat kesehatan keluarga pasien. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik terhadap pasien penderita multiple sklerosis.

Namun untuk melengkapi pemeriksaannya dokter akan melakukan beberapa hal seperti misalnya pemeriksaan macam-macam penyakit saraf dengan melihat refleks tubuh. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan melalui MRI scan untuk memeriksa kondisi selaput pelindung saraf.

Ada pula pungsi lumbal yang juga akan dilakukan oleh dokter kepada pasien penderita multiple sklerosis dengan cara mengambil sampel cairan sistem saraf dari tulang punggung belakang. Selain itu dokter juga akan mengambil sampel darah untuk dites agar dapat memastikan bahwa gejala yang dialami oleh pasien bukan disebabkan oleh penyakit lainnya.

Diagnosis juga bisa dilakukan melalui pemeriksaan potensial bangkitan atau yang sering kali disebut pula dengan istilah evoked potential test. Tes ini pada dasarnya bertujuan untuk memantau reaksi gelombang otak terhadap apa yang dilihat dan didengar oleh penderita multiple sklerosis. 

ads

5. Pengobatan

Penyakit multiple sklerosis sebenarnya tidak dapat disembuhkan terutama jenis multiple sklerosis primer. Namun dokter tetap akan memberikan pengobatan dalam menangani kasus ini. Pengobatan pada dasanya dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi gejala pasien serta menghindarkan pasien dari kambuhan.

Sedangkan untuk multiple sklerosis jenis kambuhan dan progresif sekunder tampaknya diperlukan pengobatan dengan tujuan untuk meringankan beberapa gejalanya serta menghambat perkembangan penyakit serta mengurangi frekuensi kambuhan.

Namun pada dasarnya tiap jenis multiple sklerosis memiliki metode pengobatan yang berbeda-beda. Beberapa jenis obat yang dapat digunakan untuk mengurangi serangan dan masa kambuh adalah steroid.

6. Pencegahan

Pada dasarnya penyakit multiple sklerosis ini tidak dapat dicegah karena kondisi ini menyerupai penyakit auto imun. Namun seseorang tetap saja dapat melakukan berbagai upaya untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit jenis ini.

Beberapa upaya pencegahan yang dapat dilakukan antara lain dengan tidak merokok. Selain itu cara mengatasi penyakit sklerosis juga dapat dicegah dengan cara mengonsumsi makanan sehat terutama makanan yang mengandung omega 3 serta serat dan vitamin. Anda juga harus berolahraga secara rutin serta memiliki waktu istirahat yang cukup agar terhindar dari berbagai jenis penyakit termasuk penyakit multiple sklerosis.

Hindari pula stres sebab stres hanya menimbulkan penyakit saja. Latihlah diri Anda untuk menghadapi segala sesuatu dengan tenang sehingga dapat terhindar dari resiko terjadinya penyakit termasuk multiple sklerosis. Dan jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan kesehatan Anda.

7. Komplikasi

Pada tahap tertentu diketahui bahwa penderita multiple sklerosis bisa saja mengalami komplikasi jika tidak segera memperoleh penanganan yang tepat. Komplikasi tersebut antara lain berupa munculnya depresi, epilepsi, persendian kaku, serta gangguan dalam hal pembuangan air seni dan tinja.

Sebisa mungkin komplikasi ini perlu dihindari yaitu dengan cara mewaspadai berbagai gejala dari multiple sklerosis agar dapat dilakukan perawatan sklerosis multiple yang secepatnya. Sebab jika penanganan terlambat maka penderita multiple sklerosis akan menderita kasus penyakit tersebut dengan kondisi yang semakin memburuk dan serius. Beberapa jenis komplikasi juga bisa saja terjadi dan kondisi ini bisa dibilang cukup membahayakan bagi pasien penderita multiple sklerosis.

Definisi multiple sclerosis seperti yang telah dipaparkan di atas hendaknya dapat menambah pengetahuan Anda mengenai multiple sklerosis. Dengan demikian penanganan terhadap gejala dapat segera dilakukan sehingga penderita multiple sklerosis dapat menjadi pulih kembali dari penyakitnya tersebut dan bisa terhindar dari berbagai macam komplikasi.

, ,
Oleh :
Kategori : Sklerosis Multipel