Sponsors Link

9 Bahaya Migrain Yang Perlu Diwaspadai Sejak Dini

Sponsors Link

Bahaya migrain perlu diwaspadai lebih lanjut. Migrain sendiri pada dasarnya disebabkan oleh adanya peradangan yang menyebabkan pembuluh darah di otak menjadi membengkak. Migrain bisa terjadi karena merupakan penyakit turunan atau karena faktor lainnya.

ads

Migrain merupakan salah satu jenis penyakit saraf yang menimbulkan kepala terasa sakit dan berdenyut. Biasanya migrain hanya terjadi pada satu sisi saja. berikut ini beberapa macam bahaya dari adanya penyakit migrain yaitu sebagai berikut.

1. Migrain Kronis

Migrain yang berkepanjangan pada akhirnya dapat menyebabkan timbulnya penyakit migrin kronis pada penderitanya. Orang yang menderita migrain kronis akan merasakan sakit kepala lebih dari 15 kali dalam sebulan dan hal ini tentunya akan sangat menyiksa pasien.

Ciri khas yang identik dengan adanya penyakit migrain kronis pada seseorang adalah terjadinya serangan migrain lebih dari 4 jam dalam satu waktu.

Selain itu biasanya migrain jenis ini akan menimbulkan gejala dalam durasi waktu yang cukup lama. Umumnya seseorang yang menderita migrain kronis ini akan mengalami nyeri kepala hebat yang bisa saja berlangsung selama beberapa jam.

Oleh karena itu penyakit ini perlu segera ditangani dnegan diberikan pengobatan. Sebab bila tidak segera diberikan pengobatan maka rasa sakit kepala akan muncul dalam waktu yang lebih lama. Tentu saja kondisi ini akan sangat menyiksa penderita migrain kronis.

2. Stroke Iskemik

Stroke iskemik akan terjadi saat pembuluh darah yang menyuplai darah ke area otak terhalang oleh adanya bekuan darah. Macam-macam penyakit stroke terutama jenis yang satu ini terjadi karena penumpukan timbunan lemak di bagian dalam pembuluh darah. Akibatnya sebagian dari timbunan lemak ini kemudian memblokir aliran darah yang ada di otak Anda.

Kondisi ini akan membentuk gumpalan yang bisa saja terbentuk di jantung dan berjalan ke otak. Tentu saja kondisi bekuan darah yang menyebabkan stroke iskemik ini tidak dapat hilang atau sembuh kecuali jika diberikan pengobatan yang teratur. Setelah menjalani pengobatan tentu saja pasien harus menjalani pola hidup sehat dengan rutin.

3. Penyakit Jantung

Penyakit jantung akan terjadi jika seseorang mengalami gangguan. Misalnya saja seperti gangguan pada pembuluh darah jantung ataupun gangguan pada irama jantung serta katup jantung dan sebagainya. Seseorang bisa saja mengalami penyakit jantung yang berbeda antara yang satu dnegan yang lainnya misalnya saja adanya rasa nyeri pada dada sehingga dada terasa seperti tertindih.

Selain itu bisa juga terjadi perubahan pada irama jantung yang disertai dengan adanya sesak napas. Penyakit jantung seharusnya diperiksakan sejak awal agar lebih cepat terdeteksi sehingga bisa diatasi sesegera mungkin. Oleh karena itu Anda perlu segera berkonsultasi ke dokter mengenai cara yang perlu dilakukan untuk mengurangi risiko terkena penyakit jantung.

Sponsors Link

4. Vertigo

Vertigo adalah gejala dengan sensasi adanya rasa seolah berputar yang terjadi secara tiba-tiba. Kondisi vertigo bisa saja ringan namun ada pula yang parah sehingga dapat menghambat rutinitas Anda. Serangan vertigo bisa saja bervariasi mulai dari pusing yang ringan dan pusing yang muncul secara berkala.

Ada pula rasa pusing yang parah dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Serangan vertigo ini bisa terus berlangsung selama beberapa hari sehingga tentu akan mengganggu aktivitas orang yang menderita penyakit tersebut.

Saat seseorang mengalami macam-macam penyakit saraf beserta efeknya tersebut maka ia akan merasa benda di sekelilingnya berjalan memutar dan diikuti dengan adanya telinga yang berdengung. Kemudian diikuti dengan adanya rasa mual dan ingin muntah yang tak bisa terhindarkan.

5. Gangguan Jiwa

Gangguan jiwa sebenarnya merupakan gangguan psikologis. Migrain bisa saja menyebabkan seseorang mengalami gangguan jiwa atau gangguan psikologis. Kondisi gangguan jiwa yang bisa saja timbul pada penderita migrain antara lain stres dan bahkan depresi.

Tentu saja hal ini harus segera diatasi agar pasien penderita migrain bisa segera pulih dari kondisi gangguan kejiwaan ini. Beberapa penderita migrain juga merasakan panik yang berlebihan sehingga memicu terjadinya penyakit lainnya.

Penderita migrain menjadi panik terutama saat ia mengalami komplikasi lainnya akibat dari migrain tersebut seperti vertigo dan lain sebagainya. Kondisi yang membuat pasien merasa sakit ini akan membuatnya merasa takut sehingga kejiwaan pasien menjadi terganggu.

ads

6. Nyeri

Nyeri bisa digambarkan sebagai kondisi saat terjadi sensasi yang tidak menyenangkan. Kondisi ini bisa terjadi bila Anda mengalami suatu kerusakan pada bagian tubuh Anda. Nyeri bisa saja menimbulkan sensasi rasa sakit dan panas. kondisi ini tentu saja tidak mengenakkan dan tidak membuat nyaman.

Seseorang yang menderita nyeri terpaksa harus menghentikan aktivitasnya secara mendadak. Kondisi nyeri bisa terjadi pada pasien penderita migrain saat migrain tersebut kambuh. Kondisi akan diawali dengan timbulnya sakit pada bagian kepala yang bisa saja diikuti dengan timbulnya rasa sakit pada bagian tubuh lainnya.

7. Sakit Perut

Pasien penderita gejala migrain pada akhirnya bisa juga mengidap sakit perut yang muncul baik dalam waktu singkat maupun dalam waktu yang cukup lama. Gangguan yang terjadi pada perut penderita migrain ini umumnya terjadi karena pasien penderita migrain terbiasa mengonsumsi obat yang digunakan untuk mengatasi migrain yang dialaminya.

Obat tersebut biasanya berjenis anti inflamasi non steroid yang bisa saja menimbulkan efek samping berupa gangguan pada perut. tentu saja efek samping berupa gangguan atau timbulnya rasa sakit pada perut ini akna terjadi saat pasien penderita migrain mengonsumsi obat jenis tersebut dalam kurun waktu yang cukup lama.  Dengan kata lain penggunaan obat tersebut dilakukan secara berkepanjangan.

8. Kehilangan Nafsu Makan

Seseorang yang sedang mengidap penyakit tentu saja dapat kehilangan nafsu makan. Hal ini bisa berlaku pula untuk penderita sakit kepala atau migrain. Penderita migrain yang merasakan adanya sensasi nyeri dan berdenyut pada bagian kepalanya tentu tidak dapat melakukan aktivitas apapun termasuk malas untuk makan.

Kondisi migrain secara tidak langsung akan membuat pasien menjadi kehilangan nafsu makan. Jika terjadi secara berkepanjangan maka pada akhirnya akan membuat penderitanya menjadi kehilangan banyak nutrisi sehingga ia akan lebih mudah jatuh sakit.

9. Hilang Keseimbangan

Migrain umumnya akan membuat penderitanya mengalami gangguan pada sistem motorik tubuhnya. Oleh sebab itu hal ini cukup membahayakan jika tidak segera dilakukan penanganan yang tepat. Salah satu reaksi dari akibat kerusakan saraf motorik ini yaitu hilang keseimbangan selama sesaat atau bahkan ada pula yang mengalami hal tersebut selama migrain berlangsung.

Umumnya hal ini membuat penderita tidak dapat melakukan aktivitas apapun dengan normal. Karena tubuhnya tidak bergerak sesuai seharusnya dan penderita mudah jatuh.

Bahaya migrain bisa dicegah tentunya dengan adanya penanganan dini. Anda bisa segera berkonsultasi pada dokter saat merasakan sakit kepala dan memiliki pola hidup sehat. Sehingga dengan demikian maka penyakit dapat segera sembuh serta resiko komplikasi yang lebih buruk lainnya bisa dihindari.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Migrain